Sebenarnya
membuat EM itu mudah,nah ini saya beri tahu cara membuat EM4
1.alat dan Bahan
* 2 ltr susu sapi murni
* isi perut ayam/kambing
* 1Kg gula
pasir
* 1Kg bekatul (dedak halus)
* 1 buah nanas
* 1/2 Kg terasi (belacan)
* 10 ltr air bersih
* panci (pressure cooker/periuk)
* parutan/blender
* kompor
2.Cara membuat
* Haluskan buah nanas menggunakan parutan atau blender.Campurkan dengan gula
pasir,bekatul,tersi,dan air bersih kedalam panci,masak hingga
mendidih,kemudian dinginkan
* tambahkan susu sapi murni dan isi lambung,aduk hingga merata
* tutup panci rapat-rapat selama 12 jam
* Pembuatan EM dianggap berhasil jika muncul gelembung-gelembung dipermukaan
bahan
Nah mudah kan! kalau pembuatan EM4 berhasil maka kita akan mudah untuk
membuat pupuk bokasi EM.
Sumber :http://ucihaprasetio.blogspot.com/2009/07/cara-membuat-em4.html
goto top
***********************************************************************************************************************************************************************
Filed under: pertanian by
ahmadsarbini — Leave
a comment
January 10, 2008
TEHNIK PEMBUATAN BOKASI
Latar Belakang
Pembangunan pertanian secara alami yang ramah lingkungan saat ini banyak
dilakukan untuk menghasilkan bahan makanan yang aman, serta bebas dari
bahan-bahan kimia yang berbahaya dan beracun. Pembangunan
pertanian alami ini semula hanya menerapkan sistem pertanian organik, tetapi
ternyata hasilnya hanya sedikit. Dalam
tahun 1980-an, Prof Dr. Teruo Higa memperkenalkan konsep EM atau Efektive
Mikroorganisms pada praktek pertanian alami tersebut. Teknologi EM ini telah
dikembangkan dan digunakan untuk memperbaiki kondisi tanah, menekan pertumbuhan
mikroba yang menyebabkan penyakit, dan memperbaiki efisiensi penggunaan bahan
organik oleh tanaman. Pada pembuatan
bokashi sebagai salah satu pupuk organik, bahan EM meningkatkan pengaruh pupuk
tersebut terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman.
Beberapa pengaruh EM yang menguntungkan dalam pupuk bokashi tersebut adalah
sebagai berikut:
- memperbaiki perkecambahan bunga,
buah, dan kematangan hasil tanaman
- memperbaiki lingkungan fisik, kimia,
dan biologi tanah serta menekan pertumbuhan hama dan penyakit dalam tanah
- meningkatkan kapasitas fotosintesis
tanaman
- menjamin perkecambahan dan
pertumbuhan tanaman yang lebih baik
- meningkatkan manfaat bahan organik
sebagai pupuk
Berdasarkan kenyataan di lapangan, persediaan bahan organik pada lahan pertanian
sedikit demi sedikit semakin berkurang. Jika
hal tersebut tidak ditambah dan segera diperbaiki oleh petani maka penurunan
produksi akan terjadi pada tanaman-tanaman pertanian, seperti padi, palawija dan
sayuran.
Berbicara mengenai masalah penurunan produksi, tentunya bukan saja menjadi
masalah petani atau masyarakat, tetapi juga merupakan masalah bagi pemerintah
daerah dalam rangka mempertahankan ketahanan pangan dan ekonomi rakyat. Hal
ini seyogyanya harus menjadi bahan pemikiran bagi pemerintah daerah dalam
mengatasinya secara bijak.
Untuk dapat mengatasi hal tersebut, pada tahun anggaran 2003 ini Pemda Kabupaten Pandeglang
secara khusus mengalokasikan dananya melalui Proyek Peningkatan Produksi Padi
Palawija dan Sayuran. Pada kegiatan
Proyek ini terdapat pertemuan teknis yang berisikan materi pengaruh penggunaan
pupuk bokashi terhadap produksi padi palawija dan sayuran, dan materi tehnik
pembuatan bokashi. Kegiatan ini
tentunya bertujuan untuk menambah wawasan dan keterampilan petani dalam masalah
penggunaan pupuk bokasi secara praktis di lapangan.
Manfaat Bokashi
Untuk meningkatkan dan menjaga kestabilan produksi pertanian, khususnya tanaman
pangan, sangat perlu diterapkan teknologi yang murah dan mudah bagi petani. Tehnologi
tersebut dituntut ramah lingkungan dan dapat menfaatkan seluruh potensi
sumberdaya alam yang ada dilingkungan pertanian, sehingga tidak memutus rantai
sistem pertanian.
Penggunaan pupuk bokashi EM merupakan salah satu alternatif yang dapat
diterapkan pada pertanian saat ini. Pupuk
bokashi adalah pupuk organik (dari bahan jerami, pupuk kandang, samapah organik,
dll) hasil fermentasi dengan teknologi EM-4 yang dapat digunakan untuk
menyuburkan tanah dan menekan pertumbuhan patogen dalam tanah, sehingga efeknya
dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman.
Bagi petani yang menuntut pemakaian pupuk yang praktis, bokashi merupakan pupuk
organik yang dapat dibuat dalam beberapa hari dan siap dipakai dalam waktu
singkat. Selain itu pembuatan pupuk
bokashi biaya murah, sehingga sangat efektif dan efisien bagi petani padi,
palawija, sayuran, bunga dan buah dalam peningkatan produksi tanaman.
Bahan dan Cara Pembuatan Bokashi
a. Pembuatan
Bokashi Pupuk Kandang
- Bahan-bahan untuk ukuran 500 kg
bokashi :
|
1. |
Pupuk kandang |
= |
300 kg |
|
2. |
Dedak |
= |
50 kg |
|
3. |
Sekam padi |
= |
150 kg |
|
4. |
Gula yang telah dicairkan |
= |
200 ml |
|
5. |
EM-4 |
= |
500 ml |
|
6. |
Air secukupnya |
|
|
- Cara Pembuatannya :
1. Larutkan EM-4 dan gula ke dalam
air
2. Pupuk kandang, sekam padi, dan
dedak dicampur secara merata
3. Siramkan EM-4 secara
perlahan-lahan ke dalam adonan secara merata sampai kandungan air adonan
mencapai 30 %
4. Bila adonan dikepal dengan tangan,
air tidak menetes dan bila kepalan tangan dilepas maka adonan susah pecah (megar)
5. Adonan digundukan diatas ubin yang
kering dengan ketinggian minimal 15-20 cm
6. Kemudian ditutup dengan karung
goni selama 4-7 hari
7. Petahankan gundukan adonan
maksimal 500 C, bila
suhunya lebih dari 500 C
turunkan suhunya dengan cara membolak balik
8. Kemudian tutp kembali dengan
karung goni
9. Suhu yang tinggi dapat
mengakibatkan bokashi menjadi rusak karena terjadi proses pembusukan
10. Pengecekan suhu sebaiknya
dilakukan setiap 5 jam sekali
11. Setelah 4-7 hari bokashi telah
selesai terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik
b. Pembuatan Bokashi Jerami Padi
- Bahan-bahan untuk ukuran 1000 kg
bokashi :
|
1. |
Jerami padi yang telah dihaluskan |
= |
500 kg |
|
2. |
Pupuk kotoran hewan/pupuk kandang |
= |
300 kg |
|
3. |
Dedak halus |
= |
100 kg |
|
4. |
Sekam/Arang Sekam/Arang Kelapa |
= |
100 kg |
|
5. |
Molase/Gula pasir/merah |
= |
1 liter/250 gr |
|
6. |
EM-4 |
= |
1 liter |
|
7. |
Air secukupnya |
|
|
- Cara Pembuatannya:
Membuat larutan gula dan EM-4
1. Sediakan air dalam ember sebanyak
1 liter
2. Masukan gula putih/merah sebanyak
250 gr kemudian aduk sampai rata
3. Masukan EM-4 sebanyak 1 liter ke
dalam larutan tadi kemudian aduk hingga rata.
Membuat pupuk bokashi
1. Bahan-bahan tadi dicampur (jerami,
pupuk kandang, arang sekam dan dedak) dan aduk sampai merata
2. Siramkan EM-4 secara
perlahan-lahan ke dalam adonan (campuran bahan organik) secara merata sampai
kandungan air adonan mencapai 30 %
3. Bila adonan dikepal dengan tangan
air tidak menetes dan bila kepalan tangan dilepas maka adonan masih tampak
menggumpal
4. Adonan digundukan diatas ubin yang
kering dengan ketinggian minimal 15-20 cm
5. Kemudian ditutup dengan karung
berpori (karung goni) selama 3-4 hari
6. Agar proses fermentasi dapat
berlangsung dengan baik perhatikan agar suhu tidak melebihi 500 C,
bila suhunya lebih dari 500 C
turunkan suhunya dengan cara membolak balik
7. Suhu yang tinggi dapat
mengakibatkan bokashi menjadi rusak karena terjadi proses pembusukan
8. Setelah 4-7 hari bokashi telah
selesai terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik.
c. Pembuatan Bokashi Cair
- Bahan-bahan untuk ukuran 200 liter
bokashi cair :
|
1. |
Pupuk kotoran hewan/pupuk kandang |
= |
30 kg |
|
2. |
Molase/Gula pasir/merah |
= |
1 liter/250 gr |
|
3. |
EM-4 |
= |
1 liter |
|
4. |
Air secukupnya |
|
|
- Cara Pembuatannya:
1. Isi drum ukuran 200 liter dengan
air setengahnya
2. Pada tempat yang terpisah buat
larutan molase sebanyak 1 liter, dengan cara mencampurkan gula putih/merah
sebanyak 250 gram dengan air sebanyak 1 liter
3. Masukan molase tadi sebanyak 1
liter bersama EM-4 sebanyak 1 liter ke dalam drum, kemudian aduk perlahan-lahan
hingga rata
4. Masukan pupuk kandang sebanyak 30
kg dan aduk perlahan-lahan hingga bersatu dengan larutan tadi
5. Tambahkan air sebanyak 100 liter
hingga drum menjadi penuh, kemudian aduksampai rata dan tutup rapat-rapat
6. Lakukan pengadukan secara
perlahansetiap pagi selama 4 hari. Cara
pengadukan setiap hari cukup lima putaran saja. Setelah
diaduk biarkan air larutan bergerak sampai tenang lalu drum ditutup kembali
7. Setelah 4 hari bokashi cair EM-4
siap untuk digunakan.
Catatan:
Bila tidak ada molase, setiap macam gula dapat digunakan sebagai penggantinya. Beberapa
bahan pengganti tersebut adalah nira tebu gula, sari (juice) buah-buahan,dan air
buangan industri alkohol
Jumah kandungan air adalah merupakan petunjuk. Jumlah
air yang perlu ditambahkan tergantung pada kandungan air bahan yang digunakan. Jumlah
air yang paling sesuai adalah jumlah air yang diperlukan membuat bahan-bahan
basah tetapi tidak sampai berlebihan dan terbuang.
Penggunaan Pupuk Bokashi untuk
Padi, Palawija dan Sayuran
Bahan bokashi sangat banyak terdapat di sekitar lahan pertanian, seperti misalny
jerami, pupuk kandang, rumput, pupuk hijau, sekam padi, sebuk gergaji, dan
lain-lain.
Semua bahan organik yang akan difermentasi oleh mikroorganisme frmentasi dalam
kondisi semi anaerobik pada suhu 40-500 C. Hasil
fermentasi bahan organik berupa senyawa organik mudah diserap oleh perakaran
tanaman.
a. Cara penggunaan secara umum :
- 3-4 genggam bokasi (150-200 gram)
untuk setiap mtr persegi tanah disebar marata diatas permukaan tanah. Pada
tanah yang kurang subur dapat diberikan lebih.
- Untuk mencampurkan bokashi ke dalam
tanah, tanah perlu dicangkul/bajak. Penggunaan penutup tanah (mulsa) dari jerami
atau rumput-rumputan kering sangat dianjurkan pada tanah tegalan. Pada tanah
sawah pemberian bokashi dilakukan sebelum pembajakan tanah.
- Biarkan bokashi selama seminggu,
setelah itu baru bibit ditanam.
- Untuk tanaman buah-buahan, bokasi
diebar merata dipermukaan tanah/perakaran tanaman dan siramkan 3-4 cc EM-4
perliter air setiap minggu sekali.
b. Cara penggunaan secara khusus :
- Bokashi jerami dan bokashi pupuk
kandang baik dipakai untuk melanjutkan fermentasi penutup tanah (mulsa) dan
bahan organik lainnya di lahan pertanian juga banyak digunakan pada tanah
swahkarena ketersediaan bahan yang cukup.
- Bokashi jerami dan bokashi pupuk
kandang baik dipakai untuk pembibitan/
menanam bibit yang masih kecil.
- Bokashi expres baik digunakan
sebagai penutup tanah (mulsa) pada tanaman sayur dan buah-buahan.
goto top
***************************************************************************************************************************************************************************************
EM-4
dipercayai dapat mengurangkan bau busuk, menghalau kedatangan serangga
seperti lalat, semut etc dan memastikan kebersihan tempat arnab saya … Em-4
juga akan menjadikan arnab / ternakan menjadi lebih sihat, cergas dan bulunya
akan tumbuh cantik … Memang
tak sabar nak mencubanya …
Sukatan EM-4 seperti
berikut: -
Air minuman haiwan – 1:200, dengan kekerapan setiap 7 @ 10 hari. Atau untuk
lebih mudah, 7.5ml Em-4 : 1.5 liter air.
Semburan kandang / reban ternakan – 1:50 -100, dengan kekerapan setiap 7 @ 10
hari
Yang saya tulis di sini hanya sukatan untuk arnab .. ada
banyak lagi kegunaannya seperti untuk tanaman cendawan, rawatan biji benih,
rawatan bau, semburan tanaman, rumah kaca / tanaman pasu, hidupan air / ikan (kolam)
etc .. sesapa
nak tau lebih lanjut leh komen di ruangan yang disediakan … sesapa
nak dapatkan EM-4 nie juga leh hubungi saya di 012-238 0538 .. ( kat pic nie
Em-4, 4 liter, jualan dibuka utk 500ml dan 1 liter EM-4. Saya akan pos dengan
menggunakan courier GDEX..)

*** EM-4 wujud daripada EM-1, bahan aktif yang sedia digunakan daripada larutan
bahan penapaian.
***** Untuk pastikan samada EM-4 masih elok atau tidak, pastikan baunya berbau
masam-masam manis..baunya seumpama buah kerana EM-4 ini dibuat daripada buah.
Jika disimpan dengan baik, iaitu EM-4 disimpan di tempat yang tidak mempunyai
haba yang tinggi dan tidak bergoyang..ia boleh tahan sehingga 2 bulan. Jika EM-4
anda berbau busuk seperti telur busuk atau hanyir, maknanya EM-4 tersebut sudah
tidak boleh digunakan lagi. Jawapnya, buang sahajalah ke dalam longkang..
Ini pula pengertian Em-4 yang dikupas dengan lebih lanjut untuk lebih pemahaman
..
EM-4, effective
mikroorganisme ialah
mikroorganisma yang terdiri daripada organisma Lactobacillus sp. bakteria
pengeluar asid laktat, serta dalam jumlah yang sedikit bakteria fotosintetik
Streptomyces sp. dan ragi. EM-4
mampu meningkatkan dekomposisi sisa dan sampah organik, meningkatkan kandungan
nutrisi tanaman serta menghapuskan serangga perosak dan mikroorganisma patogen.
EM-4 boleh diaplikasi bagi tujuan pertanian, perternakan, perladangan dan
penghasilan baja kompos dan ianya dapat meningkatkan kesihatan, pertumbuhan,
kuantiti dan kualiti pengeluaran tanaman atau ternakan secara berterusan.
EM-4 juga boleh digunakan untuk mempercepat pengomposan sampah organik atau
kotoran haiwan, membersihkan air sisa, serta meningkatkan kualiti air pada kolam
udang dan ikan.
MANFAAT EM-4
-
Memperbaiki sifat fizikal, kimia dan biologi tanah.
-
Meningkatkan ketersediaan nutrisi tanaman, serta menekan aktiviti serangga
perosak dan mikroorganisma patogen.
-
Meningkatkan dan menjaga kestabilan pengeluaran tanaman dan menjaga
kestabilan pengeluaran.
-
Mempercepat proses fermentasi pada pembuatan Kompos. Kompos
yang dibuat dengan teknologi EM disebut dengan bokashi.
-
Memperbaiki komposisi dan jumlah mikroorganisme pada perut ternakan sehingga
pertumbuhan dan pengeluaran ternakan meningkat.
APLIKASI EM-4 DI BIDANG PETERNAKAN
-
Mengurangkan pencemaran bau khususnya pada kandang ternakan dan lingkungan
sekitarnya.
-
Mengurangkan stress pada ternakan
-
Menyihatkan ternakan
-
Menyeimbangkan mikroorganisma di dalam perut ternakan
-
Meningkatkan nafsu makan ternak
-
Menekan penyakit pada ternakan
-
Meningkatkan kualiti dan kuantiti pengeluaran ternakan
Cara Penggunaan:
Sebagai air minum ternak, (sukatan nie juga boleh digunakan selain daripada yang
saya nyatakan di atas)
Larutkan 1 cc EM-4 pada satu liter air minum setiap hari.Larutkan 1 cc EM-4 pada
satu liter air, dicampurkan ke dalam air minuman ternakan.
Untuk mengelakkan bau kotoran dan kandang ternakan
Larutkan EM-4 dan Molas ke dalam air dengan perbandingan 1:1:100 kemudian
disimpan di dalam tempat yang tertutup rapat selama 1-2 hari kemudian digunakan
untuk menyembur kandang dan pada badan ternakan dengan dos 10 cc larutan dengan
1 liter air.
goto top